Tema Rustic – Saat ini tema yang simpel dan sederhana banyak diminati oleh para pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan. Namun, memilih tema pernikahan terkadang menjadi sebuah perkara sendiri dalam mengadakan resepsi.

Seringkali, para pasangan memiliki pandangan dan keinginan berbeda dalam memilih tema untuk acara yang akan diadakan sekali seumur hidup. Namun, ada satu tema yang saat ini menjadi trend dan kerap disukai oleh kedua pasangan yakni tema rustic.

Tema ini sedang naik daun di kalangan anak muda khususnya dalam pesta pernikahan. Tema rustic ini disukai karena kesannya yang hangat, serta terbilang cukup simpel. Beberapa dekorasi rustic sendiri bisa dibuat dengan bahan-bahan sederhana yang tersedia di sekitar kamu. Modal utama dari dekorasi pernikahan rustic adalah kreativitas dan itulah alasan utama tema ini digemari oleh banyak orang. Tapi apa sih sebenarnya rustic itu?

Definisi Rustic yang Sesungguhnya

Rustic

Image: weddingideasmag.com

Jika diterjemahkan dari bahasa Inggris, rustic berarti pedesaan atau dalam terjemahan lainnya berarti sesuatu yang sederhana. Pada praktiknya, rustic memang seringkali dikaitkan dengan sesuatu yang sederhana dengan kesan yang dibuat seadanya,

Serta warna-warna natural yang tidak mencolok. Walaupun begitu, tema ini sangat terlihat elegan bila kamu memadukannya dengan sentuhan dan aksesoris yang tepat.

Baca Juga  Butuh Jasa Catering Pernikahan? Simak 7 Tips Mencarinya

Tema ini juga menekankan penggunaan barang-barang yang alami. Karenanya, kayu menjadi wajib ditampilkan sebagai dekorasi pada tema rustic. Bila memungkinkan, batu-batu alami juga bisa ditambahkan untuk mempercantik tampilan. Hal ini digunakan untuk menambahkan suasana hangat saat dekorasi dibuat.
Ciri Khas Tema Rustic

Ciri Ciri Tema Rustic Pernikahan

Ciri Ciri Tema Rustic Pernikahan

Image: weddingideasmag.com

Setiap tema pastinya memiliki ciri khasnya sendiri-sendiri. Hal itu lah yang membuat suatu tema disukai orang-orang. Begitu juga dengan dekorasi pernikahan rustic yang memiliki unsur-unsur yang khas dan berbeda dari tema lainnya. Berikut beberapa ciri-ciri umum yang seringkali hadir pada tema rustic:

1. Menggunakan Ornamen Kayu yang Tua dan Kusam

Bisa dibilang kayu menjadi hal yang wajib ada dalam tema ini. Namun, tidak sembarang kayu yang bisa digunakan. Inilah menariknya, kamu hanya perlu menggunakan kayu tua dengan warna yang sudah mulai kusam sebagai ornamen dekorasi rustic.

Sesuai dengan temanya kayu tua dipilih karena cukup erat dengan kondisi di pedesaan, dimana lemari yang digunakan berumur tua sehingga terlihat sangat kusam dan pucat. Jadi, kamu tidak perlu tuh yang namanya membeli barang-barang baru yang harganya selangit. Cari saja kayu bekas yang masih layak dan kamu bersihkan sebelum dijadikan dekorasi.

2. Penggunaan Warna Pastel yang Tidak Mencolok

Warna-warna pastel dianggap cocok dengan ornamen seperti kayu yang disebutkan diatas. Meskipun terlihat usang, justru warna-warna ini memberikan suasana yang hangat serta manis saat ditampilkan.

Memang pada tema pernikahan ini tidak ada ornamen yang terlalu ditonjolkan termasuk warna. Berbeda dengan tema seperti pop art ataupun nautical pada sebuah pesta pernikahan. Beberapa warna yang biasa digunakan pada tema ini adalah abu-abu, merah muda, emas, hijau pucat.

Baca Juga  Penyedia Paket Catering Pernikahan Jakarta Recommended

3. Menggunakan Barang Bekas

Saat mengusung tema rustic dalam pernikahan, kamu dapat menggunakan barang bekas yang diolah kembali untuk menjadi dekorasi pelengkap. Inilah yang mungkin membuatnya berbeda dari tema lainnya. Kamu tidak perlu menyiapkan barang baru yang sebegitu banyaknya dan menguras kantong. Cukup kumpul beberapa barang yang sudah tidak terpakai, khususnya dengan warna yang sesuai.

Kembali lagi tema ini akan mendorong kamu untuk berkreasi dengan kreativitas yang kamu miliki. Banyak hal yang bisa kamu buat dari barang-barang bekas dan mempercantik dekorasi pernikahan. Jangan khawatir, memang semua ini membuat tampilan seakan terlihat acak-acakan, padahal sangat indah saat diabadikan dalam kamera. Bahan bekas apa saja yang bisa kamu manfaatkan sebagai dekorasi? Ini dia!

– Botol Bekas untuk Dekorasi Meja

Bila kamu menyimpan botol kaca di rumah, jangan dibuang dulu ya karena sangat berguna untuk membuat dekorasi tema pernikahan rustic. Botol tersebut bisa kamu lilitkan dengan tali rami dan menjadi vas bunga yang cantik. Bisa juga dijadikan sebagai hiasan gantung yang diberi lampu.

– Kaleng Kental Manis

Sama seperti botol di atas, kaleng ini bisa kamu manfaatkan untuk membuat vas bunga dan dipajang di meja atau sudut-sudut lainnya. Kamu juga bisa mempercantiknya dengan kertas bekas berwarna coklat untuk menambah kesan usang pada dekorasi yang kamu buat.

– Kayu Kering sebagai Frame atau Gantungan Tema Rustic

Sesungguhnya banyak hal menarik yang bisa dibuat dengan kayu kering dari halaman rumah kamu, seperti frame. Tinggal kamu potong sedemikian rupa dengan panjang yang teratur, lalu disambung dengan perekat super kuat menjadi frame klasik yang sangat menarik. Kamu juga bisa membuat dari dengan kayu kering tersebut dengan memanfaatkan bagian kayu yang memiliki cabang.

4. Dekorasi Menggunakan Bunga Liar

Biasanya, dekorasi pernikahan akan menggunakan bunga fresh dengan warna-warna yang sangat cerah, seperti mawar merah, bunga matahari, dan bunga import lainnya. Bunga tersebut ditampilkan dalam sebuah tema untuk menampilkan kesan mewah dan glamour dalam pesta pernikahan.

Sedangkan tema rustic lebih sering menggunakan bunga liar yang cenderung lebih murah. Dari segi estetika, bunga-bunga liar membuat suasana semakin romantis tanpa harus mengekspos sesuatu berlebihan.

Dekorasi yang ditampilkan juga lebih sederhana karena dikombinasikan dengan warna-warna yang sudah disebutkan sebelumnya di atas. Adapun beberapa bunga yang bisa kamu gunakan dalam dekorasi rustic, yaitu:

– Mawar Liar (Wild Rose)
– Hortensia
– Aster
– Bunga Cantel
– Bunga Lagurus

Selain bunga liar, ada beberapa tumbuhan kering yang bisa kamu gunakan lho, seperti pinus, daun palem, daun pakis, akar ranting asparagus, dan beberapa macam lainnya.

Baca Juga  Menu Makanan Pesta Pernikahan Murah Meriah Sesuai Budget

5. Tali Tambang dan Tali Rami

Kedua tali ini sama-sama berwarna coklat dan memiliki serabut. Tampilan tali tambang dan rami sangat mendukung untuk membuat dekorasi dengan tema rustic.

Tali-tali tersebut memberikan kesan berantakan saat dipadupadankan dengan elemen lainnya. Biasanya tali ini digunakan sebagai pengganti pita, untuk menggantung sesuatu ataupun mengemas kado.

6. Menggunakan Kertas Daur Ulang

Kertas daur ulang sangat menunjang dekorasi pernikahan rustic. Dengan warnanya yang coklat, kertas daur ulang atau kertas kraft bisa diaplikasikan dengan elemen-elemen lainnya, termasuk bunga liar. Bahan kertas ini bisa juga dipilih sebagai kertas undangan untuk memperkuat kesan rustic, bahkan sebelum pesta dimulai. Harganya pun juga cukup murah dibandingkan dengan beberapa bahan kertas lainnya.

Apakah kamu sudah memiliki bayangan tentang dekorasi tema rustic? Pastinya sudah ya. Kamu bisa gunakan kreativitasmu untuk menggabungkan semua elemen diatas pada dekorasi pernikahan rustic milikmu.

Buatlah gambaran kasar terlebih dahulu sebelum kamu mempraktekkannya secara langsung. Tentunya kamu ingin menghasilkan dekorasi rustic yang sangat manis bukan? Maka dari itu, walaupun terlihat, tetap diperlukan persiapan termasuk bahan-bahannya.

Jangan khawatir untuk mencari bahan-bahannya, kamu mencarinya di rumah dengan barang bekas yang kamu miliki ataupun membelinya secara online. Harganya juga sangat murah dan terjangkau dibandingkan dengan bahan-bahan untuk dekorasi lainnya.

baner Wa
Call Now ButtonHUBUNGI KAMI