Brand Adalah – Merek dan brand adalah dua istilah yang paling sering didengar pada sebuah bisnis apapun baik itu barang dan jasa.

Tapi tahukah Anda bahwa keduanya adalah istilah yang berbeda. Sayangnya masih banyak pebisnis yang salah kaprah antara brand dan merk bahkan menganggapnya sama. Padahal memahami perbedaan keduanya sangatlah penting untuk membangun dan mengembangkan bisnis.

Sebuah brand dapat tinggal dan menciptakan kesan yang mendalam pada pikiran seseorang. Siapa saja yang berpengalaman dengan brand tersebut baik itu karyawan, investor, media dan yang paling penting adalah konsumen. Bisa dibilang brand merupakan sebuah persepsi.

Berbeda halnya dengan merk yang merupakan penanda sebuah produk. Merek tidak memiliki kemampuan untuk bisa menciptakan sebuah kesan. Nah daripada bingung tentang keduanya, yuk simak penjelasannya disini lengkap beserta contohnya.

Pengertian Brand Adalah dan Perbedaannya dengan Merek

brand

Sebelum mempelajari tentang brand, cobalah ingat-ingat kembali apa yang disebut dengan merek. Apabila dilihat dari arti literasinya brand adalah merek, tetapi arti ini bisa berbeda dalam bisnis.

Makna merek dalam KBBI online merupakan tanda yang digunakan pengusaha untuk produk hasil pabrikan atau usahanya yang tujuannya sebagai pengenal.

Bentuk dari merek sendiri bisa berupa cap atau tanda yang fungsinya sebagai pengenal produk seperti nama. Tanda dari merek yang bisa digunakan sangat bervariasi seperti simbol, logo serta wordmark sebagai identitas produk. Jika merek adalah identitas, lalu bagaimana dengan brand?

Definisi brand menurut Kotler, seorang American Marketing Association adalah tanda, simbol, tanda dan rancangan, bisa juga kombinasi ketiganya.

Baca Juga  10 Makanan Delivery Bekasi yang Mudah Dipesan saat WFH

Tujuannya adalah sebagai identitas penjual yang membedakan dengan produk lainnya. Sedangkan arti brand dari Marty Neumeier seorang copywriter 70 an, brand bukanlah sebuah produk. Melainkan perasaan seseorang terhadap produk, jasa dan organisasi.

Apabila diambil kesimpulan, maka brand sendiri merupakan identitas produk yang mana akan menciptakan sebuah karakter. Karakter dari produk inilah yang akan membangun perasaan seseorang yang menciptakan kesan mendalam. Kesan yang baik tentunya akan membuat seseorang terus menerus teringat akan produk tersebut.

Awal Mula Terciptanya Brand

Awal Mula Terciptanya Brand

Sejak kapan pastinya brand mulai muncul tidak ada yang tahu pasti. Karena dulunya brand diawali ketika banyak orang yang memanfaatkan besi panas yang dibentuk untuk menandai hewan ternak. Tanda pada hewan tersebut memudahkan penjagal sapi untuk mengetahui darimana sapi-sapi itu berasal.

Seiring perkembangan zaman, mulai banyak produk berupa barang yang diperdagangkan hingga di awal abad ke 19, produk selalu ditandai secara khusus. Beberapa barang tersebut seperti karung gandum, bir, serta gula.

Fungsinya sama yaitu menandai bahwa produk tersebut memiliki pedagang yang berbeda. Jika dilihat dari keadaan ini maka fungsi cap hanyalah sebuah merek, belum sampai pada brand.

Muncullah perusahaan Coca Cola pada tahun 1880 an dan ada begitu banyak produk minuman soda lain yang diproduksi. Supaya produk Coca Cola bisa bersaing dan lebih dikenal. Namun Coca Cola menjadi produk minuman dalam botol pertama kali dan hal itu kemudian ditiru oleh kompetitornya.

Untuk membedakan, kemudian Coca Cola pun menciptakan botol dengan desain yang berbeda sehingga mudah dikenali. Tak berhenti di situ, untuk memperkenalkan produknya supaya lebih berkesan lagi dilakukan marketing melalui kupon untuk sampel gratis. Sampai akhirnya pada tahun 1970 an Coca Cola memiliki brand yaitu fun, friends and good time.

Dilihat dari contoh Coca Cola tersebut maka mencerminkan bahwa brand adalah image yang perlu dibangun dengan tepat supaya bisa lebih dikenal.

Elemen-Elemen Pembentuk Brand

Elemen-Elemen Pembentuk Brand

Sudah tak diragukan lagi mengenai apa itu brand, namun yang terpenting saat ini adalah bahwa brand sangatlah penting untuk bisnis. Brand telah menjadi jalan bagi perusahaan besar atau rumahan untuk memberikan pengalaman bagi siapa saja. Bukan hanya sekedar nama, desain, atau simbol sebagai merek saja.

Sesuai dengan pengertiannya, untuk mewujudkan brand ada beberapa faktor atau elemen yang membangunnya. Sebelum masuk ke dalam branding yang merupakan usaha supaya produk lebih dikenal. Ada beberapa elemen dalam brand yang perlu dikenali lebih jauh yaitu sebagai berikut ini:

1. Kompas

Elemen brand yang pertama yaitu kompas merupakan ringkasan dari hasil mendasar dari produk yang dimiliki. Adanya kompas dalam sebuah brand akan strategi awal dari branding seperti melakukan penelitian pasar dan posisi produk di pasaran. Di dalam kompas ada lima bagian yang perlu ditelaah yaitu tujuan, visi, misi, nilai produk dan tujuannya.

2. Kebudayaan dalam Perusahaan

Budaya dari perusahaan akan menjadi semangat untuk mencapai tujuan brand. Budaya ini bisa menjadi inspirasi yang mendorong merek terkenal di pasaran. Perusahaan yang memiliki prinsip kuat tentang brand akan mampu menjelaskan kepada konsumen bagaimana dan mengapa produk harus digunakan.

Ternyata perusahaan tak hanya berdampak kepada konsumen saja, tetapi juga karyawan. Di mana pemahaman akan brand yang mendalam dan karyawan juga akan bertindak sebagai duta besar perusahaan.

Baca Juga  Catering Nasi Kotak Murah untuk Harian dan Event

3. Kepribadian

Kepribadian yang dimiliki sebuah brand akan menjadi keunikan tersendiri yang membawa emosi serta pola perilaku. Kepribadian ini akan merupakan ciri-ciri yang sangat kuat pada sebuah brand. Seperti pada Coca Cola yang membuatnya memiliki ciri menyenangkan serta friendly.

Karena ada keunikan dari kepribadian brand inilah yang membuat konsumen baru atau lama mudah mengidentifikasi nantinya. Bahkan sampai pada hubungan yang loyal.

4. Arsitektur

Sebuah brand juga memiliki arsitektur yang termasuk di dalamnya adalah nama, warna, simbol dan bahasa visual. Semua itu akan dikoordinasikan dan mampu mendefinisikan sebuah brand. Arsitektur brand ini sangatlah penting dan dibuat secara sengaja dan intuitif. Pembuatannya perlu didasarkan dari pengalaman konsumen.

Ada dua sistem yang digunakan yaitu monolitik atau pluralistik. Monolitik adalah brand tunggal yang memiliki beberapa sub brand. Sedangkan sistem pluralistik adalah brand induk yang memiliki hubungan dengan brand lain tapi dalam satu perusahaan.

5. Nama dan Tagline

Nama dan tagline adalah penampilan pertama dari brand, sehingga harus dibuat penuh makna. Perlu pengujian tertentu sama halnya dengan arsitektur brand supaya hasilnya tepat. Nama dan tagline yang berkesan akan menyampaikan nilai dari brand sehingga membedakannya dengan pesan.

6. Identitas

Identitas yang dimaksud adalah lebih dari merek seperti logo. Apa yang diungkap sebagai identitas lebih mendalam dari logo sehingga mampu memperlihatkan posisi brand. Ketika mampu membuat identitas yang efektif maka bisa memperlihatkan karakteristik dari brand.

Seperti kepribadian, tujuan dan juga cirinya di mana dibuat sebagai simbol yang penuh makna dan memiliki kekuatan untuk berkomunikasi secara esensial.

7. Suara, Visual dan Pesan

Di zaman teknologi bentuk suara dan visual sebuah brand sangatlah penting untuk mengemukakan sebuah pesan. Inilah yang akan berperan dalam membedakan produk Anda dengan kompetitor. Misalnya saja melalui iklan dibutuhkan jingle dan juga script yang harus bisa langsung dikenali bahwa itu adalah brand Anda.

Semua elemen ini akan menguatkan pengertian brand yang hendak dibuat. Untuk lebih jelasnya lagi tentang brand, simak contohnya berikut ini.

Contoh Brand Catering yang Ada di Jakarta

Contoh Brand Catering yang Ada di Jakarta

Brand yang bisa digunakan sebagai contoh adalah Dapur Patriot. Apa yang Anda dengarkan dari nama brand ini? Pasti berhubungan dengan usaha kuliner dan memang benar.

Dengan kata Dapur sebagai nama produk maka akan mengarahkan orang yang mendengarnya memiliki persepsi tentang usaha catering makanan. Istilah Patriot sendiri bisa dikarenakan jenis usaha makanan adalah katering yang selalu siap untuk melayani pesanan dalam jumlah banyak.

Ada banyak pengalaman yang didapatkan oleh konsumen ketika memesan katering dari Dapur Patriot. Seperti mendapatkan banyak menu makanan daerah serta western atau chinese food. Ditambah lagi dengan ketepatan waktu pengiriman dan konsisten rasa yang belum tentu bisa didapatkan di tempat lainnya.

Baca Juga  Informasi Terlengkap Jasa Catering di Jakarta Hingga Menunya

Belum lagi pengemasan makanan katering yang diberikan berbeda karena terdapat logo produk yang menandakan ciri khasnya. Selain dilihat dari produk itu sendiri, pelayanan yang merupakan kebudayaan perusahaan turut menjadi brand.

Dapur Patriot menyediakan pelayanan yang ramah dan tidak harus memesan menu makanan secara langsung. Pemesanan yang bisa dilakukan secara online adalah cara praktis yang paling dicari orang masa kini.

Mengenali brand adalah sangat penting untuk gaya hidup. Sekali Anda mampu menciptakan brand pada produk maka konsumen loyal pun akan datang.

baner Wa
Call Now ButtonHUBUNGI KAMI