Apa Itu Reseller – Apakah sudah cukup mengandalkan gaji bulanan untuk biaya hidup? Total gaji mungkin sudah cukup memenuhi kebutuhan bulanan seperti makan, listrik, dan juga cicilan. Lalu bagaimana dengan tabungan? Sudah cukupkah gaji Anda untuk ditabung, belum lagi yang telah berkeluarga membutuhkan biaya sekolah hingga asuransi. Jumlah kebutuhan selalu meningkat.

Diperlukan usaha sampingan yang bisa digunakan sebagai pengganti biaya yang mampu memenuhi kebutuhan bulanan. Jadi gaji yang Anda terima setiap bulannya bisa ditabung. Tapi apa yang usaha sampingan yang tidak memakan banyak waktu dan juga modal? Di era digital ini sebenarnya Anda dihadapkan oleh banyak sekali peluang yang sangat mudah dijalani.

Hanya saja tergantung dengan kemauan serta ketekunan. Salah satunya adalah menjadi reseller produk makanan yang menjadi kebutuhan pokok setiap manusia. Sebelum memulai usaha sebaiknya kenali dulu apa itu reseller, karena masih banyak juga yang belum memahami secara mendalam. Bahkan ada juga yang menyamakannya dengan dropshipper.

Padahal kedua istilah tersebut memiliki pengertian dan gugus tugas yang sangat berbeda. Jadi sebaiknya ketahui lebih dalam tentang reseller dan perbedaannya dengan dropshipper. Kenali juga bagaimana cara menjadi reseller makanan yang sukses pada era digital saat ini.

Pengertian Apa Itu Reseller dan Dropshipper

Pengertian Apa Itu Reseller

Reseller, jika diartikan dari istilahnya terdiri dari kata ‘’re’’ yang maknanya kembali dan ‘’seller” yaitu menjual. Jadi maksudnya adalah kegiatan menjual kembali produk yang dibeli dari tempat lainnya. Bisa berupa supplier atau pedagang yang lainnya. Produk yang dijual memiliki harga yang lebih tinggi dan selisih harga beli dan jual inilah yang menjadi keuntungan reseller.

Supaya mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi dan konsumen memburu produk yang Anda jual, maka membeli langsung di produsen adalah pilihan terbaik. Produk yang didapatkan lebih murah harganya dan jumlahnya juga banyak. Harga akan mampu bersaing di pasaran dengan produk dagangan milik orang lain.

Baca Juga  Rekomendasi Menu Catering Diet Jakarta Selatan Terbaik

Setelah mempelajari pengertian reseller, kini saatnya untuk tahu arti dari dropship yang masih sering salah diartikan. Dropshipper sama seperti reseller, mereka menjual produk yang berasal dari supplier hanya saja tidak ada stok barang yang disimpan. Berbeda dengan reseller yang harus membeli produk dari supplier dalam jumlah banyak dan menyimpannya.

Apakah sistem dropship mendapatkan untung? Tentu saja. Keuntungan yang didapatkan dari seorang dropshipper adalah dengan mengganti harga dari penjual atau suppliernya. Harga ini tentu saja sesuai dengan keinginan dropshipper sendiri. Sistem dropship ini hanya memasarkan secara online saja sedangkan reseller tidak.

Ada perbedaan reseller dan dropship yang cukup besar dari faktor seperti cara kerja, modal, hingga keuntungan. Memahami perbedaan ini akan mempermudah Anda untuk memilih model bisnis mana yang paling tepat.

Bedakan Reseller dan Dropship dalam Bisnis Makanan

Bedakan Reseller dan Dropship dalam Bisnis Makanan

Apabila dilihat dari segi pengertiannya apa itu reseller dan dropship, Anda mungkin masih sedikit dibingungkan. Karena keduanya sama-sama merupakan model bisnis menjual kembali dari supplier atau pedagang lainnya. Namun untuk melihat lebih jelas perbedaannya, Anda bisa melihat dari beberapa faktor pembedanya berikut ini.

1. Sistem Kerja

Faktor yang pertama adalah sistem kerja, bagaimana cara reseller dan dropshiper bekerja sangatlah berbeda. Reseller bekerja dengan membeli produk misalnya camilan dalam jumlah lusinan kemudian dijual eceran dengan harga yang sudah dinaikan. Cara menjualnya bisa melalui toko online dan offline. Sebagai contoh konkrit, Anita membeli camilan keripik 1 kg dengan harga 100 ribu rupiah.

Kemudian ia menjual kembali dalam kemasan repacking 100 gram dengan harga 15 ribu rupiah. Dengan begitu Anita telah menjadi reseller camilan keripik. Sedangkan dropshipper sama sekali tidak membeli produk. Cara kerjanya adalah membuka toko online, memasang gambar produk yang menarik dan memberikan informasi lengkap.

Produk tersebut didapatkan dari supplier yang membuka kerja sama dropship. Jika ada konsumen yang membeli di toko Anda, maka langsung menginformasikannya ke supplier. Produk apa saja yang hendak dipesan dan dikirim langsung ke alamat konsumen. Masalah harga, Anda bisa menentukan berapa jumlahnya sesuai kebutuhan.

2. Modal

Faktor kedua yang membedakan sangat jelas adalah soal modal. Apabila dilihat dari cara kerja reseller maka Anda membutuhkan modal untuk membeli produk dalam jumlah banyak. Anda juga perlu menyiapkan ruang penyimpanan yang layak untuk makanan. Misalnya makanan frozen maka Anda butuh freezer untuk tetap menjaga kualitas produk. Soal modal bisa disesuaikan seberapa besar Anda ingin membuka usaha.

Dropshipper bisa dibilang tidak membutuhkan uang modal untuk membeli produk. Karena sistem kerjanya hanyalah memasarkan produk, maka modal utama yang dibutuhkan adalah internet dan smartphone. Karena produk disimpan dan dikirim langsung oleh supplier.

Baca Juga  Butuh Jasa Catering Pernikahan? Simak 7 Tips Mencarinya

3. Keuntungan

Diantara reseller dan dropshipper manakah yang memberikan keuntungan lebih tinggi? Tentu saja reseller karena Anda akan membeli produk langsung dari distributor atau bahkan produsen. Sehingga harga beli produk pun lebih rendah sehingga Anda bisa menjual dengan harga standar tapi untuk lebih tinggi.

Berbeda dengan dropship yang biasanya akan diberikan harga jual dari supplier lebih tinggi mengingat pembelian dilakukan dalam bentuk eceran, Juga tergantung pemesanan konsumen dropship sehingga jika ingin dijual terlalu tinggi takutnya tak banyak konsumen yang membeli. Jika memasang harga standar keuntungannya akan lebih rendah dibandingkan reseller.

Memahami ketiga faktor di atas maka sudah jelas apa saja perbedaan dropship dan reseller. Jika Anda saat ini memiliki modal cukup, sangat dianjurkan untuk memulai usaha sebagai reseller yang keuntungannya lebih tinggi.

Mengintip Peluang Reseller Produk Makanan Saat Ini

Peluang Reseller Produk Makanan

Ide usaha makanan apalagi sebagai reseller merupakan lahan luas yang masih bisa dieksplor. Benar saja, karena makanan adalah salah satu kebutuhan pokok yang akan selalu dicari semua orang. Ditambah lagi peluangnya semakin meningkat di era digital, di mana pengiriman yang semakin mudah dan murah.

Ada beberapa peluang yang didapatkan reseller makanan seperti berikut :

1. Modal minim karena membeli langsung dari produsen.

2. Proses pemasaran mudah karena dilakukan secara online.

3. Berbagai jenis makanan bisa dipasarkan.

4. Keuntungan bisa lebih besar dan pemasukan lebih cepat.

5. Bisa dilakukan dari rumah tanpa harus

Beragam keuntungan ini siapa yang tidak tergiur? Anda perlu mencoba secara langsung dan nikmati betapa renyahnya menjadi reseller makanan di era digital ini.

Cara Menjadi Reseller Makanan di Era Digital dengan Modal Kecil

Cara Menjadi Reseller Makanan

Pemahaman apa itu reseller sudah sangat jelas bahkan sampai pada segi keuntungannya. Tapi untuk memulai bisnis ini dari rumah perlu banyak persiapan dan hal yang dilakukan supaya tercapai tujuan yakni memperoleh konsumen loyal dan keuntungan tetap. Agar tidak salah langkah, ikuti cara menjadi reseller makanan berikut ini.

1. Memilih Produk dan Supplier Makanan

Indonesia tidak pernah kehabisan produk makanan baik itu makanan berat hingga kudapan. Ketika hendak menjual makanan secara online maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Pertama makanan harus tahan lama, karena Anda akan membeli dalam jumlah banyak. Kedua perhatikan cara penyimpanannya, apakah membutuhkan alat khusus seperti freezer untuk frozen food. Ketiga adalah di mana suppliernya.

Cara penyimpanan yang membutuhkan alat khusus akan menjadi tambahan modal. Jika tak ingin repot, Anda bisa memilih makanan kering yang tak sulit penyimpanannya. Sedangkan ketahanan makanan harus dipastikan dengan masa kadaluarsa yang masih lama. Supplier yang dekat dan berani memberikan produk dengan harga murah akan lebih menguntungkan.

2. Membuat Target Pasar dan Menyesuaikan Harga Produk

Hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menciptakan target pasar sekaligus menentukan harga produknya. Untuk target pasar produk makanan sangatlah luas, bukan hanya ibu rumah tangga.

Bisa juga anak muda yang suka dengan makanan kekinian atau camilan untuk anak-anak. Selain itu tentukan target pasar sesuai dengan umur, jenis kelamin, demografi dan psikografi.

Hasilnya akan memudahkan Anda menentukan sesuai dengan daya beli pasar. Selain itu harga yang ditetapkan juga disesuaikan dengan ketentuan supplier. Misalnya ada aturan batas harga atas dari produk atau supplier mengizinkan reseller untuk menjual dengan harga sesuai yang diinginkan.

Baca Juga  Catering Healthy Food Jakarta untuk Mulai Gaya Hidup Sehat

3. Branding dan Marketing Online

Ini yang sangat penting yaitu berjualan secara online seperti dropshipper namun kualitasnya harus lebih baik. Anda perlu melakukan branding melalui sosial media yang paling mudah dan murah.

Branding produk makanan bahwa Anda adalah satu-satunya penjual yang memiliki ciri khas tertentu. Misalnya harga lebih murah, packing istimewa dan pengiriman tercepat.

Proses marketing bisa sangat beragam, mulai dari membuat konten branding yang unik dengan foto dan video. Jangan lupakan juga untuk mengeluarkan budget untuk iklan yang mampu menjangkau target pasar.

4. Penawaran dan Pelayanan Konsumen

Melalui marketing online yang tepat, Anda akan langsung menjaring konsumen. Selanjutnya adalah pada bagian eksekusi yaitu penawaran dan pelayanan. Setiap konsumen yang masuk ke toko online Anda, pastikan beri keistimewaan penawaran seperti diskon untuk pembelian produk tertentu atau jumlah banyak.

Berikan juga pelayanan yang ramah serta cepat tanggap, karena konsumen membutuhkan kecepatan dan ketepatan supaya tidak pergi ke reseller lainnya.

Inilah yang wajib Anda lakukan jika ingin menjadi reseller makanan di era digital. Semua cara ini tentu saja bisa dilakukan dari rumah tanpa harus pergi keluar kota. Jadi modal yang dikeluarkan pun kecil.

baner Wa
Call Now ButtonHUBUNGI KAMI